Thursday, 5 March 2009

Dhani

Mercedes Benz hitam metalic tipe S 600 baru saja meluncur deras masuk ke dalam rumah di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Yang paling menarik dari mobil itu adalah pelat nomornya yang sepi dan berbeda dari kebanyakan. Tapi hampir semua orang tahu kalau pelat yang didahului huruf ”R dan I” bukanlah mobil sembarangan. Apalagi setelah kata ”RI” itu dilanjutkan dengan angka dua. Jelas, orang yang berada didalamnya adalah orang penting di negeri ini.

Ternyata benar, dia memang orang penting kedua di negeri ini. Segera setelah mobil itu sampai di depan istana, beberapa pasukan Paspampres telah siap menyambutnya. Para tamu dari negara-negara sahabat pun akhirnya bisa tersenyum lebar setelah lama menunggu Sang tuan rumah. Pintu mobil anti peluru itu akhirnya dibuka perlahan. Para tamu masih mengintip-intip ke arah dalam mobil. ”Yang mana sih Mr Vice President-nya Indonesia,” gumam mereka dalam hati.

Kemudian tampaklah sosok pria bertubuh gempal keluar dari mobil. Setelan jas rapih dari dibalut dasi panjang dari rumah mode Christian Dior yang dipakai para tamu dibuat tercengang. Hah?! Wakil Presidennya gaul coy!. Ia berpenampilan informal dan memang tidak suka hal-hal yang berbau prosedural dan ceremonial.

Ia menyambut para tamu dengan gaya rambut njeprak landak khas suku Indian Mohawk. Belum lagi, jenggot yang dikepang ala Serj Tankian, Vokalis System of a Down, menambah manisnya lemparan senyum. Kaus oblong dan celana jeans bolong dimana-mana ikut meramaikan suasana. Ditambah lagi asesoris rantai di lehernya. Wah...pokoknya Wapres yang satu ini kelihatan cool. Hehehe...ini hanya khayalan saya saja kok.

Saya termasuk orang yang senang ketika ada berita bahwa Politis kawakan, Muhaimin Iskandar, siap maju menjadi Capres. Saya senang bukan karena Cak Imin. Tapi karena ”gandengannya”, Ahmad Dhani. Alasan Cak Imin memilih dirinya, selain Ahmad Dhani terkenal di kalangan grassroot, ia juga seorang yang berani beresiko, tegas dan punya idealisme tinggi. Maklum, ciri khas orang Jawa Timuran.

Momen ini ditambah dengan majunya ”Nagabonar” menjadi Capres. Menurut saya, Ini baru yang namanya DEMOKRASI!. Siapapun bisa jadi pemimpin negeri ini. Tukang becak, Mahasiswa, Insinyur, Guru, Ibu rumah tangga, Tentara, bahkan Maling pun bisa menjadi presiden di negeri ini. Syaratnya hanya satu yaitu menang Pemilu. Selesai urusan...

Kembali lagi, pertanyaannya adalah apakah ia mampu memainkan peran sungguhan? Apakah Ahmad Dhani tidak lagi menjadi manusia yang merasa paling benar sendiri atau apakah Deddy Mizwar mampu bersikap sesantun sinetron-sinetron yang digarapnya di bulan Ramadhan? Mudah-mudahan sikap dan pembawaanya di kehidupan sehari-hari lebih baik dari tuntutan peran yang dijalankannya di panggung hiburan.

Artis menjadi Presiden
Dalam dunia politik, artis jadi calon presiden atau wakil presiden bukan hal yang baru. Yah...setali tiga uang-lah dengan profesinya. Sama-sama berhubungan dengan masyarakat luas tapi terkadang bertolak belakang dalam hal prinsip.

Amerika Serikat punya Ronald Reagan dan Filipina punya Joseph Estrada. Menurut beberapa pengamat, faktor terbesar keduanya terpilih menjadi presiden popularitas yang didapat saat bergelut di dunia entertainment. Kiprah Reagan di Hollywood tidak diragukan lagi. Namanya tertera pada Hollywood Walk of Fame, sebuah trotoar di Hollywood yang menampilkan nama artis kehormatan di industri raksasa Hollywood.

Bukan mengesampingkan pengabdian beliau-beliau kepada negaranya masing-masing, tapi banyak yang dikecewakan dengan gaya kepemimpinan mereka. Reaganomics (kebijakan terkenal di masanya) harus menelan pil pahit resesi di tahun 1982. Sementara Estrada harus dikudeta oleh rakyatnya sendiri karena terbukti korup. Mungkin gaya hidup mewah masih ada dalam jiwanya.

Tidak hanya presiden, bahkan istri presiden dari kalangan selebritis juga bisa berperan politis. Maria eva duarte de Peron atau yang lebih dikenal dengan Evita Peron begitu dashyat pengaruhnya pada sejarah Argentina. Presiden Juan Peron tidak akan ada apa-apanya jika tidak ada first lady yang dangat dicintai rakyat Argentina. Walaupun ia wafat di usia muda (33 tahun), kharismanya mampu menenteramkan rakyatnya yang sedang mengalami kesulitan.

Ada lagi, Marlyn Monroe yang banyak menjalin asmara dengan pemimpin-pemimpin besar dunia. Pengaruhnya terhadap sejarah perpolitikan dunia juga tidak bisa dikesampingkan walaupun tidak memainkan politik praktis. Tingkah laku dan perjalanan hidupnya sekontroversial cerita Marlyn Kundang (sama-sama menjadi cerita hangat sepanjang masa).

Pemimpin itu apa ya?
Mario Teguh mendefinisikan pemimpin sebagai seorang yang tidak perlu hebat, tapi mampu membuat dan mengelola tim yang hebat. Ia melanjutkan bahwa pemimpin itu bisa membuat orang yang disentuhnya melihat dengan jelas masa depan (visi) yang akan dicapai bersama dan untuk kebaikan bersama (misi). Sedangkan Anthony Robin mengatakan bahwa pemimpin adalah manusia seinsani-insaninya. Orang yang sadar akan kedudukannya sebagai seorang manusia dengan integritas moral masing-masing....

Weh-Weh.......

Share A Beautiful
Read More..

Tuesday, 10 February 2009

Valentine's Day Story

Entering the Month in February, we saw a lot of news media, mall-shopping mall, entertainment center be busy ria race to attract young people with an event that is not the party rarely lasts until late at night. All parties are empty on the one thing that is Valentine's Day or the day called normal love. On February 14 that they say "Happy Valentine Day, send cards, flowers and chocolate, paired exchange, mutual foreverglo, expressed pity or love.

Catholic Encyclopedia says about the three versions of Valentine, but the version is the famous story of St-Priest Valentine living in the era of the Roman King Caudius II. On 14 February 270 M, Claudius II execute St-Valentine because some of the command. Claudius II, see St-Valentine invites people to the Christian religion, and ordered to catch it.


In the second version, Claudius II, the view that celibacy more resilient than in the war that has been married since the first meolak for petrgi war, and he issued a command which forbids marriage. St-Valentine oppose this command and continue to hold the wedding in the church secretly and to finally be known. In prison he was acquainted with the daughter of a guard of disease. He mengobatinya to heal and love him. Before die, he sends a card that reads "From the pure-love, Valentine." This was after the child embrace evangelism with 46 relatives.

Third version, keetika Christian religion in Europe, one of the villages there is a Roman tradition sebuag attract attention of the clergy. In the tradition of the youth village always berkumul each mid-February. They write the names of the girls in the village and laying in a box, and each youth to take a name from the box and the girl whose name will become lovers out throughout the year. He also sends a card that reads "With the name of God Mother, I send you this card." Due to the difficulty of this tradition, the pastor decided to change his writings to "the name of Priest Valentine" so that it can bind with the youth evangelism.

That is the history of Valentine's Day is actually (based on existing data), the other does not entirely come from the idolaters Paganism, idolatry and reverence tehadap pastor. In fact, there is no relation to the "love", and also why we still welcome ..???!! Valentine's Day

Is it a special day ..??!!, People, or just follow-ikutanya only ..??!! If so, be pitied very much affected by the disease follow Western culture and the other religious rituals. Even at this outstanding celebration cards keagamaa this image with a small child with two wings to fly around the image the heart while direct arrow to the heart is the actual lambing God's love for the Roman ...! When Allah SWT said, "And do not follow what you do not know about. Indeed, hearing, vision and heart, all responsibilities will be required, "(Al-isro ': 36)
Versi Indonesia
Read More..

Tuesday, 3 February 2009

Courage


Courage. What is courage? Courage is not the taste that is owned by the person who considers himself has everything. Courage is also not a feeling that comes from nature proud and arrogant. Courage is the soul which comes from the heart, and not from the material that we have. Courage is something hidden that people do not tremble in spite of whatever he encountered
Read More..

Thursday, 29 January 2009

Not Go Down





Read More..

Monday, 3 November 2008

Selamat Datang & Welcom







Ada crita sedikit nih dari temen-temen (maklum kali ini jadi pendenganr aja, soalnya gak bisa ikut... lagi Darurat 1),...
Pagi-pagi masuk kantor,... wow semua pada tersenyum manis, wajah-wajah sumringah,... maklumlah abis jalan-jalan, abis weekend bareng-bareng. Pananjakan-Bromo + Songa-Rafting apalagi murni seneng-seneng, piknik bersama meski atas nama kantor tanpa bicara soal kerjaan kantor yang lagi numpuk (rumor-nya sih ada sharing...) namun ternyata pak HRD ga berkutik dengan sang ketua rombongan.. hehe..hehe.. Pak HRD TAKLUK..!!.. Saya sangat bersyukur dan amat sangat bergembira karena acara kantor yang bertujuan refresing ternyata murni refresing juga tanpa embel-embel Sharing.....
Kapan jalan-jalan lagi...Nih.. :>
Read More..